Seorang Pria Potong Penis Sendiri – Seorang pria berusia 22 tahun di Inggris rela memotong penisnya sendiri karena ingin merubah kelaminnya menjadi wanita.
Dikutip dari halaman kompas Ia harus menunggu selama 24 jam sebelum akhirnya dikirim ke rumah sakit. Saat petugas medis tiba, ia mengaku tak merasakan sakit yang luar biasa dan membuat si petugas medik itu terkejut.
Diduga pria ini mengalami gangguan emosional mengenai masalah gender dan merusaha melakukan ganti kelamin sendiri sebelumnya akhirnya membuang buah pelirnya ke taman Queens Park, Chesterfield.
Atas kejadian tersebut sejumlah orang merasa enggan datang ke taman dimana lelaki tersebut membuang penisnya.Sebagian mengaku takut jika ketaman menemukan organ tubuh tersebut.
Sunday, January 2, 2011
Seorang Pria Potong Penis Sendiri
Seorang Pria Potong Penis Sendiri – Seorang pria berusia 22 tahun di Inggris rela memotong penisnya sendiri karena ingin merubah kelaminnya menjadi wanita.
Dikutip dari halaman kompas Ia harus menunggu selama 24 jam sebelum akhirnya dikirim ke rumah sakit. Saat petugas medis tiba, ia mengaku tak merasakan sakit yang luar biasa dan membuat si petugas medik itu terkejut.
Diduga pria ini mengalami gangguan emosional mengenai masalah gender dan merusaha melakukan ganti kelamin sendiri sebelumnya akhirnya membuang buah pelirnya ke taman Queens Park, Chesterfield.
Atas kejadian tersebut sejumlah orang merasa enggan datang ke taman dimana lelaki tersebut membuang penisnya.Sebagian mengaku takut jika ketaman menemukan organ tubuh tersebut.
Dikutip dari halaman kompas Ia harus menunggu selama 24 jam sebelum akhirnya dikirim ke rumah sakit. Saat petugas medis tiba, ia mengaku tak merasakan sakit yang luar biasa dan membuat si petugas medik itu terkejut.
Diduga pria ini mengalami gangguan emosional mengenai masalah gender dan merusaha melakukan ganti kelamin sendiri sebelumnya akhirnya membuang buah pelirnya ke taman Queens Park, Chesterfield.
Atas kejadian tersebut sejumlah orang merasa enggan datang ke taman dimana lelaki tersebut membuang penisnya.Sebagian mengaku takut jika ketaman menemukan organ tubuh tersebut.
Seorang Pria Potong Penis Sendiri
Seorang Pria Potong Penis Sendiri – Seorang pria berusia 22 tahun di Inggris rela memotong penisnya sendiri karena ingin merubah kelaminnya menjadi wanita.
Dikutip dari halaman kompas Ia harus menunggu selama 24 jam sebelum akhirnya dikirim ke rumah sakit. Saat petugas medis tiba, ia mengaku tak merasakan sakit yang luar biasa dan membuat si petugas medik itu terkejut.
Diduga pria ini mengalami gangguan emosional mengenai masalah gender dan merusaha melakukan ganti kelamin sendiri sebelumnya akhirnya membuang buah pelirnya ke taman Queens Park, Chesterfield.
Atas kejadian tersebut sejumlah orang merasa enggan datang ke taman dimana lelaki tersebut membuang penisnya.Sebagian mengaku takut jika ketaman menemukan organ tubuh tersebut.
Dikutip dari halaman kompas Ia harus menunggu selama 24 jam sebelum akhirnya dikirim ke rumah sakit. Saat petugas medis tiba, ia mengaku tak merasakan sakit yang luar biasa dan membuat si petugas medik itu terkejut.
Diduga pria ini mengalami gangguan emosional mengenai masalah gender dan merusaha melakukan ganti kelamin sendiri sebelumnya akhirnya membuang buah pelirnya ke taman Queens Park, Chesterfield.
Atas kejadian tersebut sejumlah orang merasa enggan datang ke taman dimana lelaki tersebut membuang penisnya.Sebagian mengaku takut jika ketaman menemukan organ tubuh tersebut.
Alternatif Gaya Hidup Kelas Platinum, Kamar Hotel Bawah Laut
Menikmati eksotika alam bawah laut tak hanya bisa dilakukan dengan diving atau snorkeling. Menyewa sebuah kamar hotel di bawah laut bisa menjadi alternatif bagi mereka yang memiliki gaya hidup kelas platinum.
Setidaknya ada tiga negara yang tengah mengembangkan konsep menarik itu: Dubai, Jepang, dan Turki.
Pertama adalah ‘Hydropolis’ di Dubai. Hotel seluas hampir 11 hektare yang masih dalam proses pembangunan itu memiliki 220 kamar. Masing-masing kamar didesain menyerupai gelembung-gelembung air yang ditanam pada kedalaman 20 meter di bawah permukaan laut.
Pengembang membangun sebuah terowongan sepanjang 515 meter untuk menuju hotel itu. Hotel yang menelan biaya pembangunan sekitar US$ 550 juta ini rencananya ditawarkan dengan tarif sekitar US$5.000 per malam.
Sementara di Jepang, sebuah resor bintang lima bernama ‘Poseidon’ tengah dibangun pada kedalaman 12 meter di bawah permukaan laut di Kepulauan Fiji. Kamar hotel dilengkapi dengan fasilitas untuk menyemburkan makanan ke laut dan pengaturan cahaya untuk menghidupkan suasana laut. Akses menuju kamar menggunakan lift. Hotel dengan konsep serupa juga rencananya bakal dibuka tahun ini di Istanbul, Turki.
Sambil menunggu pembangunan hotel-hotel eksotik itu selesai, mereka yang tertarik bisa melakukan ‘pemanasan’ dengan menjajal restoran bawah laut di sebuah resor mewah Kepulauan Maldives. Restoran bawah laut pertama di dunia bernama ‘Ithaa’ itu sudah ada sejak lima tahun lalu. (VivaNews)
Setidaknya ada tiga negara yang tengah mengembangkan konsep menarik itu: Dubai, Jepang, dan Turki.
Pertama adalah ‘Hydropolis’ di Dubai. Hotel seluas hampir 11 hektare yang masih dalam proses pembangunan itu memiliki 220 kamar. Masing-masing kamar didesain menyerupai gelembung-gelembung air yang ditanam pada kedalaman 20 meter di bawah permukaan laut.
Pengembang membangun sebuah terowongan sepanjang 515 meter untuk menuju hotel itu. Hotel yang menelan biaya pembangunan sekitar US$ 550 juta ini rencananya ditawarkan dengan tarif sekitar US$5.000 per malam.
Sementara di Jepang, sebuah resor bintang lima bernama ‘Poseidon’ tengah dibangun pada kedalaman 12 meter di bawah permukaan laut di Kepulauan Fiji. Kamar hotel dilengkapi dengan fasilitas untuk menyemburkan makanan ke laut dan pengaturan cahaya untuk menghidupkan suasana laut. Akses menuju kamar menggunakan lift. Hotel dengan konsep serupa juga rencananya bakal dibuka tahun ini di Istanbul, Turki.
Sambil menunggu pembangunan hotel-hotel eksotik itu selesai, mereka yang tertarik bisa melakukan ‘pemanasan’ dengan menjajal restoran bawah laut di sebuah resor mewah Kepulauan Maldives. Restoran bawah laut pertama di dunia bernama ‘Ithaa’ itu sudah ada sejak lima tahun lalu. (VivaNews)
Alternatif Gaya Hidup Kelas Platinum, Kamar Hotel Bawah Laut
Menikmati eksotika alam bawah laut tak hanya bisa dilakukan dengan diving atau snorkeling. Menyewa sebuah kamar hotel di bawah laut bisa menjadi alternatif bagi mereka yang memiliki gaya hidup kelas platinum.
Setidaknya ada tiga negara yang tengah mengembangkan konsep menarik itu: Dubai, Jepang, dan Turki.
Pertama adalah ‘Hydropolis’ di Dubai. Hotel seluas hampir 11 hektare yang masih dalam proses pembangunan itu memiliki 220 kamar. Masing-masing kamar didesain menyerupai gelembung-gelembung air yang ditanam pada kedalaman 20 meter di bawah permukaan laut.
Pengembang membangun sebuah terowongan sepanjang 515 meter untuk menuju hotel itu. Hotel yang menelan biaya pembangunan sekitar US$ 550 juta ini rencananya ditawarkan dengan tarif sekitar US$5.000 per malam.
Sementara di Jepang, sebuah resor bintang lima bernama ‘Poseidon’ tengah dibangun pada kedalaman 12 meter di bawah permukaan laut di Kepulauan Fiji. Kamar hotel dilengkapi dengan fasilitas untuk menyemburkan makanan ke laut dan pengaturan cahaya untuk menghidupkan suasana laut. Akses menuju kamar menggunakan lift. Hotel dengan konsep serupa juga rencananya bakal dibuka tahun ini di Istanbul, Turki.
Sambil menunggu pembangunan hotel-hotel eksotik itu selesai, mereka yang tertarik bisa melakukan ‘pemanasan’ dengan menjajal restoran bawah laut di sebuah resor mewah Kepulauan Maldives. Restoran bawah laut pertama di dunia bernama ‘Ithaa’ itu sudah ada sejak lima tahun lalu. (VivaNews)
Setidaknya ada tiga negara yang tengah mengembangkan konsep menarik itu: Dubai, Jepang, dan Turki.
Pertama adalah ‘Hydropolis’ di Dubai. Hotel seluas hampir 11 hektare yang masih dalam proses pembangunan itu memiliki 220 kamar. Masing-masing kamar didesain menyerupai gelembung-gelembung air yang ditanam pada kedalaman 20 meter di bawah permukaan laut.
Pengembang membangun sebuah terowongan sepanjang 515 meter untuk menuju hotel itu. Hotel yang menelan biaya pembangunan sekitar US$ 550 juta ini rencananya ditawarkan dengan tarif sekitar US$5.000 per malam.
Sementara di Jepang, sebuah resor bintang lima bernama ‘Poseidon’ tengah dibangun pada kedalaman 12 meter di bawah permukaan laut di Kepulauan Fiji. Kamar hotel dilengkapi dengan fasilitas untuk menyemburkan makanan ke laut dan pengaturan cahaya untuk menghidupkan suasana laut. Akses menuju kamar menggunakan lift. Hotel dengan konsep serupa juga rencananya bakal dibuka tahun ini di Istanbul, Turki.
Sambil menunggu pembangunan hotel-hotel eksotik itu selesai, mereka yang tertarik bisa melakukan ‘pemanasan’ dengan menjajal restoran bawah laut di sebuah resor mewah Kepulauan Maldives. Restoran bawah laut pertama di dunia bernama ‘Ithaa’ itu sudah ada sejak lima tahun lalu. (VivaNews)
Alternatif Gaya Hidup Kelas Platinum, Kamar Hotel Bawah Laut
Menikmati eksotika alam bawah laut tak hanya bisa dilakukan dengan diving atau snorkeling. Menyewa sebuah kamar hotel di bawah laut bisa menjadi alternatif bagi mereka yang memiliki gaya hidup kelas platinum.
Setidaknya ada tiga negara yang tengah mengembangkan konsep menarik itu: Dubai, Jepang, dan Turki.
Pertama adalah ‘Hydropolis’ di Dubai. Hotel seluas hampir 11 hektare yang masih dalam proses pembangunan itu memiliki 220 kamar. Masing-masing kamar didesain menyerupai gelembung-gelembung air yang ditanam pada kedalaman 20 meter di bawah permukaan laut.
Pengembang membangun sebuah terowongan sepanjang 515 meter untuk menuju hotel itu. Hotel yang menelan biaya pembangunan sekitar US$ 550 juta ini rencananya ditawarkan dengan tarif sekitar US$5.000 per malam.
Sementara di Jepang, sebuah resor bintang lima bernama ‘Poseidon’ tengah dibangun pada kedalaman 12 meter di bawah permukaan laut di Kepulauan Fiji. Kamar hotel dilengkapi dengan fasilitas untuk menyemburkan makanan ke laut dan pengaturan cahaya untuk menghidupkan suasana laut. Akses menuju kamar menggunakan lift. Hotel dengan konsep serupa juga rencananya bakal dibuka tahun ini di Istanbul, Turki.
Sambil menunggu pembangunan hotel-hotel eksotik itu selesai, mereka yang tertarik bisa melakukan ‘pemanasan’ dengan menjajal restoran bawah laut di sebuah resor mewah Kepulauan Maldives. Restoran bawah laut pertama di dunia bernama ‘Ithaa’ itu sudah ada sejak lima tahun lalu. (VivaNews)
Setidaknya ada tiga negara yang tengah mengembangkan konsep menarik itu: Dubai, Jepang, dan Turki.
Pertama adalah ‘Hydropolis’ di Dubai. Hotel seluas hampir 11 hektare yang masih dalam proses pembangunan itu memiliki 220 kamar. Masing-masing kamar didesain menyerupai gelembung-gelembung air yang ditanam pada kedalaman 20 meter di bawah permukaan laut.
Pengembang membangun sebuah terowongan sepanjang 515 meter untuk menuju hotel itu. Hotel yang menelan biaya pembangunan sekitar US$ 550 juta ini rencananya ditawarkan dengan tarif sekitar US$5.000 per malam.
Sementara di Jepang, sebuah resor bintang lima bernama ‘Poseidon’ tengah dibangun pada kedalaman 12 meter di bawah permukaan laut di Kepulauan Fiji. Kamar hotel dilengkapi dengan fasilitas untuk menyemburkan makanan ke laut dan pengaturan cahaya untuk menghidupkan suasana laut. Akses menuju kamar menggunakan lift. Hotel dengan konsep serupa juga rencananya bakal dibuka tahun ini di Istanbul, Turki.
Sambil menunggu pembangunan hotel-hotel eksotik itu selesai, mereka yang tertarik bisa melakukan ‘pemanasan’ dengan menjajal restoran bawah laut di sebuah resor mewah Kepulauan Maldives. Restoran bawah laut pertama di dunia bernama ‘Ithaa’ itu sudah ada sejak lima tahun lalu. (VivaNews)
Harga BlackBerry PlayBook - Spesifikasi BlackBerry PlayBook fitur 3G dan 4G 2011
Harga Blackberry »
Subscribe to:
Posts (Atom)

